Wednesday, February 21, 2007

PERJALANAN PANJANG MENYELAMATKAN HUTAN KUNINGAN

Orang tentu tak menyangkal jika Kuningan identik dengan kesejukan dan keindahan alamnya. Gunung Ciremai yang berdiri tegak di sebelah barat Kuningan seolah menguatkan keindahan dan kekayaan alam yang dianugerahkan Sang Pencipta kepada Kuningan. Sayangnya, seiring perjalanan waktu kegagahan Ciremai terkalahkan oleh keserakahan dan ketamakan manusia, yang tanpa henti dan tak mengenal batas mengeksploitasi hutan Ciremai.
Kini, Ciremai sedang berduka. Fungsinya sebagai daerah tangkapan air telah rusak akibat penebangan pohon liar ataupun pembakaran hutan secara sengaja untuk membuka lahan pertanian. Ironisnya sampai saat ini pelaku pengrusakan hutan itu tidak pernah terungkap. Padahal, hutan merupakan sumberdaya alam terpenting dan salah satu faktor kekuatan yang dimiliki Kabupaten Kuningan. Dengan luas hutan mencapai 50.450,77 Ha, secara tipologis sangat menunjang keberlangsungan pembangunan masyarakat di berbagai bidang kehidupan.
Adalah seorang Aang Hamid Suganda, sosok Bupati Kuningan yang sangat peduli pada kelestarian hutan Kuningan. Dalam pembangunan kehutanan, H. Aang Hamid Suganda menaruh perhatian serius. Perhatian serius ini, diberikan tidak hanya sebagai bentuk apresiasi kepemimpinannya sebagai seorang bupati, namun juga sebagai pencinta lingkungan sejati. Kenangan indah masa kecil, bermain di sawah, menghirup sejuknya udara Kuningan, tak pernah terhapus dari ingatannya. Meski lama merantau ke kota lain, kenangan kota kelahiran tidak pernah hilang. Sejalan dengan tugasnya sebagai seorang Bupati, upaya pelestarian lingkungan diimplementasikan dalam berbagai program.
Program-program yang dirintisnya antara lain, Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM), pemberdayaan masyarakat desa sekitar hutan, peningkatan kelembagaan dan ekonomi masyarakat, penggunaan konsep hulu hilir dalam pemanfaatan sumber daya air, percepatan rehabilitasi lahan kritis, pembangunan Kebun Bibit Permanen (KBP), persemaian bergulir di 32 kecamatan, menggagas perubahan fungsi kawasan lindung Gunung Ciremai menjadi Taman Nasional, Program Pengantin Peduli Lingkungan, pembangunan Kebun Raya Daerah Kuningan di Desa Padabeunghar, pembinaan hutan rakyat dan pengembangan aneka usaha kehutanan, pengembangan hutan kota, pengamanan dan perlindungan hutan serta upaya mewujudkan Kabupaten Kuningan menjadi Kabupaten Konservasi.
Program PHBM merupakan kolaborasi multipihak yang bertumpu pada partisipasi dan pemberdayaan masyarakat. Di Kuningan, PHBM diimplementasikan sebagai sistem pengelolaan sumberdaya hutan yang digerakkan oleh partisipasi masyarakat dengan berlandaskan semangat berbagi (sharing) pada tataran input, proses, maupun output.
Pembangunan KBP seluas 2 ha ditujukan sebagai sentra produksi bibit yang memenuhi kebutuhan bibit yang berkualitas dalam rangka rehabilitasi lahan. Bibit yang sudah diproduksi sebanyak 1.600.000 batang dengan jenis bibit jati, albasiah, mahoni, suren, bungur, sukun, rasamala, akasia, melinjo dan pala. Pembangunan persemaian bergulir di 32 kecamatan juga dilaksanakan sebagai upaya mendukung percepatan rehabilitasi lahan.
Satu lagi program unik yang digagas Bupati H. Aang, adalah Pepeling (Pengantin Peduli Lingkungan), dimana setiap pasangan pengantin yang menikah di Kuningan, dihimbau untuk menyerahkan bibit pohon sebanyak 10 buah sebagai penyerta mahar. Nantinya bibit pohon ini dapat ditanam di lahan milik pengantin atau diserahkan kepada kepala desa untuk ditanam di lahan kritis. Selama kurun waktu tahun 2006 tercatat 81.320 batang bibit yang telah disumbangkan oleh pasangan pengantin.

Kesemua program yang telah dicanangkan tersebut diarahkan menuju terwujudnya kabupaten konservasi. Kabupaten konservasi diartikan sebagai wilayah administratif yang melaksanakan pembangunan berlandaskan pemanfaatan berkelanjutan, perlindungan system penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman hayati, yang ditetapkan berdasarkan kriteria tertentu. Tujuan diselenggarakannya Kabupaten Konservasi adalah tercapainya kesejahteraan masyarakat yang tinggi dan terjaganya kawasan, peran dan fungsi konservasi di wilayah kabupaten tersebut.
Sejak tanggal 2 Februari 2006, para pihak di Kabupaten Kuningan telah mendeklarasikan Kuningan sebagai kabupaten konservasi, berdasarkan penunjukan Direktur Fasilitasi Penataan Ruang dan Lingkungan Hidup Depdagri sebagai salah satu dari 6 kabupaten di Indonesia yang diuji coba sebagai kabupaten konservasi. Pendeklarasian kabupaten konservasi didasari oleh karakteristik wilayah serta kebijakan-kebijakan yang sudah dan sedang dilaksanakan, antara lain system PHBM, perubahan fungsi Gunung Ciremai menjadi taman nasional, pembangunan kebun raya, hutan kota, program Pepeling, program pelestarian hutan, tanah dan air.
Walaupun tanpa niatan berorientasi pada penghargaan, keseriusan Bupati H. Aang dalam melakukan inovasi dan terobosan dalam pembangunan kehutanan beroleh perhatian. Pada puncak peringatan Hari Krida Pertanian, Pemerintah Propinsi Daerah Jawa Barat menobatkan Bupati Kuningan sebagai Bupati Peduli Kuningan Terbaik Pertama tingkat propinsi. Puncak penghargaan di bidang pembangunan kehutanan diterima Bupati H. Aang dari Wakil Presiden Jusuf Kalla belum lama ini di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pada saat itu, Bupati H. Aang memperoleh penghargaan sebagai Bupati Terbaik Peduli Kehutanan tingkat nasional.
Jadi, penghargaan yang didapat adalah sebuah perjalanan panjang menyelamatkan hutan Kuningan demi kesejahteraan masyarakat. Bukan penghargaan yang diperoleh secara instant. Penghargaan yang diperoleh merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi Pemkab Kuningan dengan masyarakat. Penghargaan itu merupakan buah dari kerelaan dan kesadaran kita bersama untuk melestarikan hutan di Kuningan. Tanpa kesadaran dan dukungan masyarakat tidak mungkin program pembangunan kehutanan yang telah digulirkan pemerintah akan berhasil. Untuk itu, hendaknya kita semakin meningkatkan kesadaran pribadi untuk mau mempertahankan kelestarian alam Kuningan. Alam Kuningan lestari masyarakat berseri. Alam Kuningan merana masyarakat binasa. Silakan memilih yang mana anda suka.

2 comments:

Anonymous said...

Hi I'm new. Great forum. Just found it on Yahoo. Thanks 4 the Excellent community we have here :)

Anonymous said...

Hey I'm new. Great forum. Just found it on Google. Thanks for the Brilliant community we have here :)

gonna check for the [url=http://atomtv.info/]latest trends[/url] now, hope it's not Justin Bieber again :\